Review Handphone Huawei Terbaru

Huawei Technologies Co. Ltd merupakan perusahaan yang bergerak pada perangkat telekomunikasi dan jaringan komunikasi terbesar di Cina bahkan dunia. Menurut review handpone, awal berdiri perusahaan ini pada tahun 1988 oleh Ren Zhengfei. Ternyata, perjalanan karir Huawei juga memiliki perjalanan yang cukup panjang untuk diakui seperti saat ini.

Review Handphone Huawei

Huawei hadir untuk pertama kalinya seperti halnya dengan perusahaan lainnya yang hanya bermodal kecil dan belum memiliki jati diri yang pasti. Awalnya, perusahaan tersebut hanya sebagai agen switchboard buatan dari Hongkong. Kemudian Ren, pendiri Huawei tersebut mengubahnya menjadi perusahaan hi-tech di bidang R&D, produksi, pemasaran peralatan telekomunikasi serta tempat memberikan solusi terhadap jaringan. Namun, yang menjadi kelebihan dari sistem yang digunakan oleh Ren adalah tetap menghadirkan harga yang murah sehingga terjangkau oleh semua orang.

Menurut harga hp Huawei, teknik ini dilakukan Ren untuk mendapatkan hasil laba yang banyak, benar saja yang awalnya bermodal tak sampai US$4 ribu kemudian berkembang pesat hingga sekarang. Untuk tahun 2000 saja, Huawei hanya mempekerjakan kurang dari 20.000 orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2000, pegawei Huawei di Indonesia hanya segelemintir orang yang bertugas untuk mengenalkan Huawei di perusahaan-perusahaan besar. Dan pada akhirnya membuahkan hasil pada tahun 2003 memenangkan National Wide GSM Network Project dari operator XL. Di tahun yang sama, di ranah Internasional dalam tender untuk pembangunan jaringan nirkabel 3G di Emirat Arab, Huawei berhasil mengalahkan 6 nama besar termasuk Alcatel dan Siemens.

Review Handphone Huawei Terbaru

Akhirnya setelah tahun 2004, Huawei mulai diakui dan mengalami peningkatan penjualan. Dibuktikan pada tahun 2005 yang menyentuh angka 47% sehingga penjualan Huawei mencapai US$ 8,2 miliar sehingga menghasilkan pendapatan sebesar US$ 5,2 miliar. Penghasilan ini ternyata Huawei dapatkan dari 60% negara maju seperti Amerika Serikat, Negara-negara dari Eropa Barat, Brasil, Rusia dan Singapura. Setahun kemudian, Huawei mendapatkan keuntungan yang cukup membanggakan, pasalnya pedapatkan yang didapatkan oleh Huawei meningkat 30% dan menyentuh angka US$ 7,8 miliar.

Perlahan tapi pasti, akhirnya Huawei menjadi pemasok digital terbesar switches dan next generation network. Di tahun 2007, Huawei memproduksi ponsel dengan pangsa pasar perangkat low-end. Namun tidak berhenti dari situ saja, Huawei terus mengembangkan ponsel sesuai dengan kebutuhan pasar namun tetap menawarkan harga yang terjangkau.

Huawei mengalami masa emasnya mulai dari tahun 2008 yang ditandai dengan memenangkan kontrak proyek senilai US$ 23,3 miliar pada tahun 2008. Dan menariknya bahwa Huawei merupakan perusahaan yang tetap mempertahankan untuk mendaftarkan paten sampai pada tahun 2009. Akhirnya dengan segala inovasi dibidang ponsel, Huawei mulai memasuki pasar Amerika Latin dengan kinerja reconfigurable SingleRAN. Bahkan, pada tahun 2009 tersebut Huawei juga sudah membekali diri dengan teknologi berstandar LTE. Jaringan internet tersebut memang belum booming pada tahun tersebut dan kebanyakan smartphone masih menggerakkan jaringan 2G dan 3G. Yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan Huawei hingga US$ 21,8 miliar.

Dan pada tahun 2009, Huawei meraih prestasi kembali dengan menjadi peringkat pertama untuk Mobile Softswitch dengan menguasai 39% market. Sedangkan untuk RAN Huawei mendapatkan peringkat kedua dengan 21% market, selain itu Huawei juga mendapatkan peringkat pertama untuk Mobile Broadband Network Provider Huawei dengan pangsa pasar 28%.

Tentu dengan berkembangnya perangkat asal China tersebut tidak lepas dari riset tenaga ahli. Bahkan Huawei memiliki gedung riset dan pengembangan sendiri yang terletak di Shanghai, China. Gedung tersebut mempekerjakan 8000 pegawai yang didominasi oleh pekerja riset dan pengembangan.

Seperti yang telah diketahui bahwaHuawei telah memasuki ranah pasar internasional yang mana memiliki sasaran negara maju. Walaupun begitu, nyatanya Huawei juga menargetkan untuk ranah pasar negara berkembang termasuk di Indonesia. Sempat disinggung bahwa Huawei telah masuk ke Indonesia pada tahun 2000 yang mempunyai Representative office bernama PT. Huawei Tech Investment.

Sampai saat ini, Huawei telah memproduksi ratusan smartphone yang selalu mengalami inovasi yang menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Produk smartphone juga sudah bisa dijumpai di Indonesia bahkan dalam varian terbarunya.